
Tak lama lagi Indonesia akan mengadakan pemilihan presiden. Nah, di era pilpres ini biasanya masing-masing pendukung capres saling berniat menjatuhkan lawan. Salah satu caranya yaitu membuat berita hoax yang isinya akan memperburuk citra lawan sehingga lawan akan di cap buruk di mata masyarakat.
Hoax merupakan berita palsu atau berita yang kebenarannya
tidak terverifikasi. Media sosial merupakan salah satu alat yang dapat membuat berita hoax menjadi cepat sekali
penyebarannya. Jika kita tidak jeli dan berhati-hati bisa jadi kita akan menjadi
korban berita hoax sekaligus ikut menjadi penyebar berita hoax tanpa kita
sadari. Nah, untuk menghindari hal tersebut kalian perlu simak tips berikut
ini.
Ø Jangan
Mudah Terprovokasi
Berita hoax biasanya memiliki judul sensational dan provokatif, sehingga dapat membuat pembaca
langsung terprovokasi hanya dengan membaca judulnya saja. Oleh karena itu kita
harus berhati-hati dengan judul yang bersifat provokatif. Jangan langsung
percaya dan menyebarkannya, apalagi bila kita hanya membaca judul tanpa membaca
isinya secara keseluruhan.
Ø Cek
Kebenarannya
Untuk mengetahui apakah berita tersebut hoax atau
tidaknya , anda bisa mencermati situs penyebar berita. Apakah berita tersebut
berasal dari situs yang telah diverifikasi oleh Dewan Pers atau tidak. Karena berita
yang telah diverifikasi oleh dewan pers akan mudah dimintai pertanggung
jawaban.
Menurut cacatan Dewan Pers, di Indonesia terdapat sekitar
43.000 situs portal berita dan yang sudah terverifikasi tidak sampai 300. Itu berarti
sekitar puluhan ribu situs yang berpotensi menyebarkan berita palsu atau hoax.
Anda dapat percaya apabila situs yang menyebarkannya
berasal dari situs resmi dan dari sumber yang
terpercaya.
Selain mencermati alamat situs anda juga bisa mengecek
keaslian foto. Karena di era teknologi
ini, foto bisa diedit dengan memakai berbagai aplikasi seperti pothoshop dan coreldraw dan sebagainya.
Cara untuk mengecek keaslian foto bisa dengan
memanfaatkan mesin pencari google, yakni melakukan drag anddrop ke kolom
pencarian google images. Dengan begitu gambar serupa akan muncul dan anda bisa
membandingkan dan menilai apakah foto tersebut asli atau tidak.
Ø Laporkan
Apabila anda menemukan situs yang
memuat berita hoax terkait pilpres anda bisa langsung melaporkannya kepada Bawaslu
(Badan Pengawas Pemilu), Panitia Pengawas (Panswas) Kabupaten/Kota, melalui
alamat email; medsos@bawaslu.go.id.
Comments
Post a Comment